Senin, 16 Mei 2016

Renjanaku dalam Gulana



Tapak kasihku menyentuh ujung buana
Hilang arah menembus gegana
Sayup - sayup kusangsikan dalam fana
Hilangkah kasihku dalam pawana?

Resah hati menanggung renjana
Bualan cinta berujung karmina
Kuingat rupa kirana si teruna
Tersenyum manis bak kencana
Kutanya bena
Kutanya baruna
Hilangkah kasihku dalam pawana?

Sejenak pandang mata terlena
Tak serasam dengan hati mencari cena
Masihkah cintaku menaut cena?
Kuraih pena
Kugurat karmina
Bualan cinta yang ternyana
Duhai teruna
Kucari biasmu dalam hana
Kosong tanpa warna
Hilangkah kasihku dalam pawana?

Cena cintaku sebatas kendana
Kutakut waktu membuatnya sirna
Meski rasaku tak menuai makna
Haruskah aku menjuntai kelana?

Batinku bertanya dalam lenggana
Haruskah kubiarkannya dalam perlina?
Ataukah kubiarkannya mencari tahana?

Dalam bait puisi sederhana
Kusangsikan hatiku yang perlahan lena
Duhai teruna
Hilangkah kasihku dalam pawana?

Yogyakarta, 17 Mei 2016
Blackoffee